Senin, 30 Agustus 2010

Part of living : Chansung story



banana


                                      Pagi hari di drom 2pm ...
“snif snif” chansung mencium bau makanan dari arah dapur, diapung langsung bangkit dari tidurnya dan membuka mata, dilihatnya wooyoung masih memeluk guling dan mendengkur  chansung mengambil kamera polaroidnya dan memfoto wooyoung “ heheh 1 lagi koleksi foto hyung yang lagi aneh, masing masing hyung punya 1 foto yang aku ambil” chansung tersenyum licik

Setelah menyimpan foto wooyoung di kotak rahasianya , chhansung berjalan ke arah dapur, dia melihat Junbrother (junsu ama junho)
Junho lagi masak dan junsu lagi baca koran di meja

“hyunng aku buatkan telur goreng yang enak untukmu chuu~” kata junho sambil menaruh sarapannya di piring

“ne gomoawoyo junho~ah” junsu meneruskan membaca koran

Tanpa basa basi chansung duduk dan memakan setengah telur junsu

“YAAA~! Hwang chansung ! aku akan membunuhmu karena sudah memakan masakanku!, itu untuk junsu hyungg !” teriak junho

Dengan cepat chansung berlari ke ruang tamu dan meninggalkan junho yang sedang ngomel ngomel

, perut chansung masih lapar, dia memutuskan untuk  mencuri manggo yang ada di kamar taecyon, chansung tau tadi malam taecyon dan jaebum hyung tidur di kamar jaebum untuk menulis rap dan chansung mulai menempelkan telinganga di pintu jaebum

Setelah yakin dia mendengar suara dengkuran taec dia mulai melesat ke  kamar taec

Di kamar taecyon ...

“aisshh dimana? Dimana taecyon hyung mnyembunyikan manggonya?” chansung sudah mencari tapi dia tidak berhasil menemukan manggonya

Yang dia dapat hanya 1 buah pisang

Karena perutnya sangat lapar dia memakan pisangnya dan membuang kulitnya diatas tempat tidur taecyon


Malam harinya ...

“chansungg ah, kau memakan anakku ! kau harus bertanggung jawab , kami akan memakanmu!” chansung bermimpi, dia mimpi buah pisang akan memakannya

Dalam mimpinya dia teus berlari tapi pisang pisang itu tetap mengejarnya dan hampir memakannya

Saat chansung membuka mata dia sadar itu hanya mimpi, chansung sudah keringetan dan pucat

Saat chansung melihat sekeliling dia melihat ada sebuah pisang besar yang menghampirinya “AKU akan memakanmu karena kaui sudah memakan anakku 
chansung~ahh!” kata pisang itu

“Kyyyaaa~aaaa!!” chansung berlari ke kamarnya dan mengunci pintunya

“kekekkek, ayolah taec takuti dia lebih lama lagi” jaebum tertawa dibalik sofa melihat taecyon menakut nakuti magnae

Taecyon melepas kostum pisangnya “ tidak hyung sepertiny ini sudah cukup untuk membuatnya kapok”

Jam sudah menunjukkan jam 11 pagi dan chansung belum juga keluar kamar

Sebagai leeder jaebum khawatir karena magnae belum makan dari pagi

“chansung~ah? Kau harus makan, ayou makan pisang bersama, aku baru membelinya tadi pagi” bujuk jaebum

“ANIYEYO! AKU TAU ITU KAMU PISANG! KAU SUDAH MEMAKAN HYUNG HYUNGKU DAN MENYAMAR MENJADI MEREKA “ teriak chansung dari dalam kamar

“What The Hell? Cepat buka pintunya dan cepat makan pisangmu! Kita masih punya jadwal chansung!” jaebum terus berusaha membuat chansung keluar

“dan aku buak pisang” kata jaebum lagi

“tidak ! biarkan aku sendiri, aku tidak akan makan, biarkan aku mati kelaparan” kata chansung lagi

“taec ini semua kesalahanmu” jaebum melempar pandangan pada giant beast yang sedang memamerkan giginya

“hey pisang ! setidaknya berrikan aku nasi goreng” pinta chansung
Jaebum hanya tersenyum dan berjalan ke arah dapur untuk membuatkan magnae nasi goreng

“aku akan memberikannya untukmu asalkan kau berhenti memanggilku pisang oke?” kata jaebum lagi


THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar