Selasa, 10 Agustus 2010

My vampire part 2

Songsenim meneruskan pelajaran tapi otak jessica tidak fokus karena di sebelahnya ada seorang vampire yang sangat tampan,


“jessica jung? Jessica jung?” panggil songsenim berkali kali
Tapi jessica tetap melamun sambil memandang bukunya

“psst , onnie! Kau dipanggil songsenim tuh” yoona menoel bahu jessica

“ah! Mianeyo songsenim, ada apa?’ jessica sudah kembali ke dunia nyata

“ kita akan melakukkan sebuah projek, 1 kelompok 2 orang, karena kau murid yang paling pintar saya mau kau membimbing jaebum yang masih baru di sini arraso?” jelas songsenim yang langsung keluar kelas

“omo? N..e arraso songsenim” jessica kaget dan senang mendengarnya

“jessicasshi mohon bantuannya ya ^^” ucap jaebum yang terdengar sangat lucu di telinga jessica



“emmhh kita mengerjakan projeknya di rumahmu saja?” tanya jaebum

“mwo? Aniyeyo” jessica menjawab dengan cepat

“ahahah tenang saja, aku berjanji tidak akan menyedot darah anjingmu” jaebum tertawa kecil

“aduhh bukannya gitu tapi kalo di rumah pasti yoona tiffany taeyon dll pasti akan mengganggu” batin jessica

“arra, kalau begitu di rumahku saja? Aku janji aku tidak akan melukaimu” kata jaebum memutuskan

“kalau kau masih canggung, kita buat projek itu 2 hari lagi supaya ada waktu untuk mengenal satu sama lain” 
kata jaebum lagi


Jessica hanya mengangguk “ yah itu lebih baik dari pada di rumahku” batin jessica lagi


Pulang sekolah...


“sica, aku pulang dulu’ kata jaebum sambil melempar senyum


“ah ne” jessica sudah merasa seperti kepiting rebus hari ini, mukanya sangat merah merona


“onnie sakit?” yoona menaruh tangnnya di dahi jessica
“aniyeyo, apa yang kau lakukkan? Sudah cepat ambil tasmu dan kita pulang” jesica pura pura marah agar tidk dicurigai 

Jaebum Pov :

“jaebum hyunngg” kata wooyoung manja saat keluar kelas

 “bagai mana hari pertamamu?” tanya jaebum

“aku senang hyung” jawab wooyoung

“really? Why? Tell me” jaebum senang mendengarnya


“karena di kelasku itu adalah kantung darah semua!” wooyoung nyengir

“apa? Wooyoung ingat, kita tidk boleh membunuh sembarangan, tujuan kita kemari”

“arraso hyung, aku akan mencoba” kata wooyoung sambil menggandeng baju jaebum

2 hari kemudian tibalah saat jessica dan jaebum membuat projek

Tapi ada anak baru lagi yang masuk ke kelas jessica, anak laki laki itu tinggi, dengan kulit coklat yang sangat kontras dengan kulit putih jaebum, dia memiliki sorotan mata sedingin mata jaebum bahkan lebih seram

 Songsenim : anak anak dia adalah taecyon, seharusnya dia masuk 2 hari yang lalu tapi karena dia baru pindah jadi dia mengurus passport dll , please intoduce your self

Taek : hello, my name is ok taecyon but you can call me taec, im from buston and i have 2 older sisiter ah i mean brother (jok won ama changmin)

Jaebum merasakan hawa TROLL dari taecyon , jaebum hanya melempar tatapan tajam ke arah taecyon
Songsenim : taec, kau bisa duduk di belakang jessica

Taecyon : ne songsenim

Jessica : anyong taecyonsshi, aku jessicaimnida

Taec : ne , ah anyong taecyonimnida ( taecyon menyapa jaebum yang duduk disebelah jessica)

Jay : yes i know, kamu sudah memperkenalkan dirimu di depan tadi ( jaebum langsung membuang muka)

Jessica : ya jaebum ! ah mianeyo taecyonsshi, tolong maafkan dia

Taec hanya tersenyum dan menaruh tasnya dibelakang jessica
Pulang sekolah ...

Wooyoung pov
Aishh aku sebenarnya tidak suka pulang ke rumah sendirian tapi jaebum hyung sedang mengerjakan proyeknya, tapi aku merasakan hawa keberadaan troll di sekolh ini, aku harap mereka tidak mengganggu urusan kami di sini

Jessica pov

 “Wah rumahmu bagus ya”

Hanya itu yang bisa aku ucapkan ketika melihat rumah jaebum ,
“ayo kita ke atas, wooyoung bisa pulang kapan saja dan mengganggu tugas kita” ajak jaebum

Author pov

Jessica menatap aneh ke tempat tidur jaebum

Jessica : kau memakai tempat tidur ini?

Jaebum : ne, kenapa? Apa kau kecewa karena tidk melihat peti mati? Ujar jaebum becanda

Jessica : aniyeyo , apa kau tidur ?

Jaebum : tentu saja, aish kau terlalu banyak membaca twillight, kami para vampir juga bisa tidur, kami makan 
makanan lain selain darah dan iya , kami juga mempunyai detak jantung

Jessica hanya mengangguk mendengar penjelasan jaebum

Jessica teringat pada taecyon

Jessica : hey, bisakah kau bersikap baik pada taec? Dia itu murid baru dan kau memperklakukkannya seperti tadi

Jaebum : aku sarankan untuk menjauhinya, aku bisa melihat apa yang kau tidak bisa lihat

Jessica : kalau begitu beritahu apa yang tidak bisa aku lihat

Jaebum : kau tidak perlu tau

Jessica : kau tidak memeperdulikanku !

Jessica merasa jaebum tdk ingin dia tau apa yang sebenernya terjadi

Jaebum menarik tangan jessica “ aku tidak memperdulikanmu? Kalau aku tidak memperdulikanmu aku sudah 

menghisap darahmu dari awal kita bertemu, untuk apa aku bertahan hanya memakan apel yang kau berikan ? 

untuk apa aku menelan 4 butir pil darah sebelum aku bertemu dengnmu? Itu aku lakukkan karena aku sangat 
memberdulikanmu !” kata jaebum yang terbawa emosinya

Jessica : aku tidk tau kau sangat memperdulikanku, kau bahkan memakan 4 butir pil darah ? ahhahahaha jessica tertawa geli

Jaebum : jangan tertawa, lupakan saja yg tdi aku ucapkan

Jessica tetap tertwa sampai akhirnya dia sadar bahwa jarak jaebum dan dia sangat dekat, posisi ini mengingatkannya saat jaebum mendekap mulutnya di halaman sehari setelah jessica menolong jaebum

Jaebum : sica ? apa yang kau pikirkan ? muka mu memerah ?

Jessica : aku memikirkan saat kita pertama kali berbicara di halaman saat kau mendekap mulutku, itu membuatku berdebar

Jaebum : maksudmu seperti ini ?

Jaebum mendekatkan wajahnya ke wajah jessica dan menyapu bibir mungil jessica

‘dan jangan tega kau melakukkan ini dengan orang lain” bisik jaebum disela ciumannya


Nah nah nah ini part 2nya, ehehhe miannya kalo sedikit extream padahal udh mau puasa (author mesum ketularan ajeng wkwkw)

1 komentar:

  1. ehem2!

    kayanya otak yadong aku tuh ketularan dari siapa yaaa???

    kalo ga salah berkat HP author FF ini deh hahaha...

    BalasHapus