Sabtu, 21 Agustus 2010

My Vampire part 3

In My eye's it's only you jessica 

Tidak terasa hari sudah sore dan proyek jaebum juga sudah selesai, jessica pamit untuk pulangn jaebum mengantarnya sampai depan rumah

Jaebum : jadi.. sampai jumpa besok
  
Jessica : ne
Mereka masih cangggung karena kejadian tadi siang

Setelah jessica pergi...

“kejadian tadi sangat spektakuler hyung” ada suara yang membuat kaget jaebum

“jinwo! Kau membuatku kaget!” jaebum kaget melihat jinwo yang sudah berdiri di belakakngnya

Jinwo adalah adik sepupu jaebum, jinwo juga seorang vampire tapi dia menolak untuk sekolah karena jinwo 
lebih menyukai kebebasan

“bagai mana reaksi seulong hyung bila dia tau apa yang sebenarnya terjadi?” jinwo tersenyum licik ke arah jaebum

“kau tidak akan berani mengatakan apapun kepada seulong hyung!” jebum bergegas menghilang dari pandangan jinwo karena merasa kesal

Seulong adalah kakak jinwo yang berarti adalah kakak sepupu jaebum dan wooyoung, selain mereka 
beremppat masih ada 1 vampire lagi, bernama nichkun, dia adalah keponakan dari ayahnya jaebum

........ Besok pagi ..........

Taecyon berjalan memasuki kelas dan dia melihat jessica sedang duduk di kursinya sambil memebaca buku, 
Taecyon akhirnya tau bahwa jaebum adalah seorang vampire, itu alasannnya jaebum sangat memebenci 
taecyon (karena taecyon adalah Troll)

“pagi jessicasshi” sapa taecyon ramah

“ah taecyon! Ne selamat pagi” balas jessica

Tak lama kemudian jaebum datang dan duduk di sebelah jessica

“pagi jaebum” sapa jessica pada jaebum

“pagi” jawab jaebum sambil tersenyum pada jessica

Taecyon merasa penglihatannya bermasalah, karena dia baru saja melihat jaebum tersenyum, seorang vampire 

berdarah dingin baru saja tersenyum ? OMG!

“jay? Ada apa? Knapa mukamu pucat sekali?” jessca merasa wajah jaebum lebih pucat dari biasanya

 “aniyeyo, aku hanya lupa memakan pil darahku, gara gara kemarin jinwo bersikap menyebalkan dan tadi pagi aku berangkat secepat mungkin untuk menghindarinya dan aku lupa meminum pilku” jawab jaebum

“untuk sementara menjauhlah dariku, aku tidak mau melukaimu” kata jaebum

Jessica merasa sangat tersiksa dengan perkataan jaebum, ingin rasanya dia memberika darahnya untuk jaebum tapi bagaimana caranya?

Selama pelajaran jaebum mengacuhkan jessica, jaebum hanya bisa tersenyum, senyuman tersiksa karena dia sangat haus darah

Sewaktu istirahat pun jaebum meninggalkan kelas dan pergi begitu saja

Jessica sudah mencarinya kemana mana hanya 1 tempat yang dia yakin bahwa jaebum ada dia sana

Jessica berjalan ke arah pohon di halaman sekolah, tempat pertama kali dia mengenal jaebum

“kenapa kau mencariku?’ tiba tiba jaebum muncul sambil terbalik di atas pohon (kayak kelelawar gitu)

“ah , aku..aku” jessica terbata bata

Jaebum turun dari pohon dan berdiri di depan jessica

Jessica tidak tau harus bagaimana lagi, dia langsung menarik tangan jaebum dan menahan kepalanya agar berada di lehernya

“sicaa~ah, apa yang?”

“minumlah darahku” kata sicca

“apa kau yakin?” jebum kaget

 “n.,e” 

Jaebum tidaK kuasa lagi, dia bisa mencium aroma darah dibalik kulit jessica dan taringnya keluar secara 
otomatis

Jaebum mendekatkan mulutnya ke leher jessica dan mulai menghisap darahnya

Jessica menutup matanya dan terlihat sangat tenang sambil memengang kepala jaebum

Saat taring jaebum menyentuh kuitnya pegangan jesica sedikit mengencang tapi dia tetap menutup matanya

Entah berapa banyak darah yang jebum minum sampai akhirnya dia merasakan detak jantung jessica melemah 
dan tangannya menjadi dingin

Jaebum langsung mendorong jessica menjauh

“wae? Kenapa kau berhenti?” tanya jessica

“kalau aku lakukkan lebih kau akan terbunuh, aku ini bukan seorang pembuh kau tau itu, aku tidak akan 
melukaimu” jaebum mengelus kepala jessica dan mengeluarkan botol kecil dari sakunya

“minumlah ini, obat ini akan memulihkan keadaanmu” kata jebum lagi sambil tersenyum pada jessica dan mengajak jessica ke kelas


Pulang sekolah ...

“hyuunggg” suara wooyoung bergema di sepanjang koridor

“wae? Ada apa uyoongie?” jaebum menyumpal kupingnya pake kapas (lebaiii)

“ kita disuruh pulang lebih cepat kata seulong hyung” kata uyong

 “mwo? Memangnya knp?” jaebum mengkerutkan dahinya

“molla, ppallie nanti kita di marahin “ wooyong menarik narik baju jaebum

“arra arra, sica~ah aku pulang duluan, kau hati hati , kalau sudah sampai rumah telepon aku” kata jaebum

Dan hanya dijawab anggukan oleh jessica

Di rumah Vampire

“assalmualaikum”(lah kok? Biarin deh kan lagi puasa) kata wooyoung

“waalaikumsalam” jawab seulong (lah ?)

“hyung ada apa? Knp kami di panggil?” tanya jaebum tanpa basa basi

“ aku dan khun kemarin sudah menemukan jejak dari cincin tempat ivy berada

“apa? Sinca?’ jaebum dan wooyoung sangat terkejut

“ne, kita masih memastikan jejak itu, kita akan memantaunya salama 3 hari , bila itu jejak yg benar kita akan 
mulai mengambilnya” kata nichkun dari belakang seulong

“ jadi kalian bersiapalah, aku jinwo dan khun akan memastikannya , kalian tetap awasi para Troll itu arraso?” 
kata seulong dengan nada yang serius

“arra arra” kata jaebum sambil meninggalkan rumah


SORE hari jaebum mengajak jessica mencari dragonberries (autor: itu tuh Hape ya?, reader’s : itu mah black 
berry dodol!)

Dragon berries adalah semacam buah buahan langka yang tumbuh di tebing , sulong hyung menyuruh jaebum mencari dragon berries untuk membuat ramuan vampire atau semacamnyalah

“katakan padaku sekali lagi apa yang kita lakukkan di sini?” jessica mengeluh karesna dia harus memanjat tebing yang sangat tinggi

“kita akan mencari dragon berries” kata jaebum , mungkin ini kali ke 5 jessica menanyakan hal itu

“sica cepatlah naik, aku masih hanrus mencari dragon berries untuk seulong hyung dan harus menjagamu dari para troll troll itu” jaebum melihat ke bawah, melihat sica kesulitan menaiki tebing yang dapat dengan mudah dia panjat beberapa menit yang lalu

“ya miane, akukan tidak biasa memanjat seperti ini” jessica membela diri
Jaebum hanya menarik nafas dan mencari dragon berries

“KYaAAA” JESSICA berteriak
Jaebum melihat ke bawah, tangan jessica terpeleset dan sekarang dia berada di posisi yang berbahaya
Dengan cepat jaebum menarik tangan jessica dan menaruh jessica di pangkuannya
Keadaan seperti ini mengingatkan sica pada saat jaebum menciumnnya di kamarnya kemarin

Jessica tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya dan dia menimpa jaebum dan bibir mereka saling berkata hello satu sama lain (ngerti kan? Maksudnya itu mereka popo a.k.a kissing )

Jaebum merasakan bibir jessica , rasanya sangat manis dia tidk mau melepaskan bibirnya sampai ada suatu suara di kepalanya

“oppa apakah kau sudah melupakan aku?”
Jaebum kaget , membuka matanya dan melepaskan ciumannya
Itu tadi suara ivy

Dilihatnya jessica kebingungan

“sica~ah, kau pulang duluan, aku masih harus mencari dragonberries, telepon aku bila kau dalam bahaya ok?” jaebum memeluk kedua lututnya dan dia mendengar suaa langkah kaki jessica menjauh


Selama 3 hari penuh jaebum mengabaikan jessica, jaebum lebih terlihat murung dan dia selalu diculik wooyoung saat istirahat

Di rumah kostan jessica

Yoona : onnie, ada tamu untukmu, aku menyuruhnya menunggu di kamar

Jessica hanya mengangguk dan memasuki kamrnya

Di kamarnya dia melihat jaebum sedang duduk di kursinya , tasnya tergeletak di lantai

Saat melihat jessica jaebum langsung berdiri dan mengambil tasnya lalu berjalan keluar, langkahnya terhenti 
saat jessica menarik bajunya

“kau tidak boleh pergi sebelum kau bicara” kata jessica
 Jaebum menaruh kembali tasnya di lantai dan dia duduk di tepi kasur jessica

besok aku akan pergi berburu, dengan keluargaku, mungkin aku akan kembali 1 minggu lagi” kata jaebum sambil terus menundukan kepalanya 


“MWO? Selama 3 hari kau mengacuhkanku, tidk menjawab teleponku dan tidak membalas smsku dan saat kau bicara padaku kau bilang akan pergi?” jessica tidak bisa terima dengan kenyataan yang ada

“miane” kata jaebum

Jessica duduk di tepi kasurnya di sebelah jaebum

“ 1 minggu itu akan terasa berat tanpa kehadiranmu” bisik jessica
Jaebum menarik tangan jessica sehingga jessica terbaring di sebelah jaebum

“selama 3 hari ini aku tidak tidur, biarkan aku istirahat sebentar” kata jeabum setengah menutup matanya
Jesssica hanya memandang wajah jaebum

oia, setelah aku kembali dari perburuan, mungkin aku akan berakting seperti terkena amnesia, mungkin sifatku akan berubah, tapi percayalah yang ada di hatiku itu hanya ada kamu jessica, ingat itu, karena satu satunya wanita yang aku cintai hanyalah jessica “ setelah bicara seperti itu jaebum tertidur lelap

Jessica bingung dengan apa yg jaebum katakan tapi dia tdk beranio membangunkan jaebum, akhirnya jessicapun ikut terlelap di samping jaebum

1 jam telah berlalu

Saat sica terbangun dia sadar dia hanay sendirian di kamar itu, tas jaebumpun sudah tidak ada

“bahkan dia tidak mengucapkan salam perpisahan untukku” batin jessica






NAH nah nah ini capter 3nya gmn ceritanya? Bags gk? Tetep baca ya
Jangan lupa komentarnya apapun itu autor terima dengan lapang dada deh ok ? sarangeyo reader’s gomawoyo udh mau baca ff aku tunggu capter 4nya ya :*

3 komentar:

  1. untung gw lagi ga puasa jadinya tenang2 aja baca part yang lagi ciuman ama yang ngisep darah wakakka...

    rim komen gw kok ga masuk2 ya di yang hello readers??? heuh! laptop gw emang butut! *banting laptop*

    BalasHapus
  2. wkwkkw dasar kmu udh bolong brapa hari? isi tuh blognya

    masa gk masuk? cobain lgi komen

    foto jaebum di atas dibikin aku merah bgtlah sampe guling guling di lante wkwkwk

    BalasHapus
  3. jiahahaha... inget tuh lagi puasa, jangan napsu liat foto jaebum di atas wkwkwkwk....*rimar : sendirinya liat mv strong baby siang-siang ckckck... Ajeng : biarin dong! gw lagi cinta-cintanya sama abang seungri (ditabok seungri) Aduh chagiya kenapa sih??? Seungri : abang2! lu kata gw abang becak??? rimar : -_-"*

    BalasHapus