Rabu, 20 Oktober 2010

Listen to your Oppa !

Hari ini genap 18 tahun usiaku dan genap 12 tahun kematian orang tuaku semua ini terjadi karena ada saingan ayahku yang ingin mencelakai appa

“umma, appa semoga kalian bahagia disana, tenang saja aku akan menjaga Serim dengan baik” kata seseorrang yang sedang berlutut di atas nisan appa dan umma, dia itu daesung oppa, dia bukan kakak kandungku, dulu amma dan appa sudah lama ingin mempunyai anak mangkanya mereka mengadopsi daesung tapi saat mereka mengadopsi daesung oppa ternyata umma sedang mengandungku, aku dan daesung oppa hanya beda 1 tahuN

Kejadian tragedi itu sangat membekas di pikiranku

Flash back 12 tahun yang lalu :

Serim berusia 4 tahun dan daesung 5 tahun

Serim Pov :

Malam ini hujan turun sangat lebat, aku terbangun dan menatap langit” kamarku beberapa menit kemudia aku mendengar suara appa dari ruang tamu dan beberapa orang “ apa appa sedang menerima tamu?” pikirku saat itu

Appa berteriak “siro! Aku tidak akan membiarkanmu!” dan itu membuatku takut
Terdengarlah cekcok dari ruang tamu aku hanya membeku di kasur dan berharap pagi cepat datang tiba” terdengar suara tembakan dan teriakan Umma , lalu terdengar suara bantingan kieras dan terdengar piring” dan kaca pecah, “apa yang terjadi di luar?” aku mulai ketakutan, tidak ada orang lain di kamarku, aku sangat takut

Diluar kamar aku mendengar suara daesung oppa berteriak “ lepaskan appaku! Lepas!”
Lalu apaa berteriak “daesung~ah ! pergi dan selamatkan serim, appa akan baik” saja jaga serim selagi umma dan appa tidak ada”
Tak lama kemudian aku mendengar seseorang berlari ke arah kamarku dan membuka pintu kamarku itu daesung oppa !

“oppa ada apa?” aku mulai menangis

Daseung : gwenchana serim, tidak ada apa”

Serim : tadi ada ribut’ apa?

Daesung : ani, tidak ada, hanya perasaanmu saja( mencoba menenangkan serim)

Tiba” terdengar suara langkah kaki yang lain menuju kamarku dengan cepat daesung oppa menarik tanganku
dan bersembunyi di dalam lemari

Serim: oppa aku takut( rasanya ingin menangis agar umma datang)

Daesung : gwencana gwencana jgn takut oppa akan melindungi uri serim

Serim : kenapa kita bersembunyi di lemari ?

Dasung : tidak apa” sudah kau tidak usah kawatir serim bila kau takut tatap saja mata oppa
 Serim : . . . . ..

Daseung : ada apa ?

Serim : mata oppa gk keliatan 

Daesung : terlalu gelapkah ?

Serim : ani, oppakan gk punya mata alias sipit

Daesung : -_-“ dasar bocah

Setelah 15 menit didalam lemari aku mulai merasa dingin

Serim: dingin oppa sampai kapan kita didalam sini ?

Daesung : sini peluk oppa biar hangat , sampai benar” sepi diluar

End serim pov
 
Daesung Pov :

Tiba’ orang yang berbicara dengan appa mengeluarkan pistol dan menembak umma
Dan yang lainnya memukul appa , aku mulai berteriak “ lepaskan appaku lepaskan”

Lalu apaa berteriak : jaga serim saat kami tidak ada , jangan khawatirkan kami, cepat amankn serim

Tanpa banyak bertanya aku berlari ke kamar serim, disana aku melihat serim mematung di kasurnya dan aku

mencoba menengkannya , tiba” terdengar ada yang menuju kamar serim aku langsung menari tangan serim ke

dalam lemari , dia terus bertanya kenapa kita sembunyi, mana appa ? umma ?, sampai kapan kita di lemari dan
sebagainnya sampai akhirnya dia tertidur di pelukkanku

Author pov

Saat sudah merasa aman daesung menggendong dan meletkkan serim ke kasur dan,,, dan ,,, ( ajeng : dan apa hayo? , rimar : dan ikutan tidur di sebelah serilah mreka masih dibawah umur untuk begitulah)

Setelah pemakaman umma dan appa daegsu oppa selalu mengurung diri ke kamar dan belajar , dia bilang mau melanjutkan perusaha appa dan dibantu oleh anak” buah appa yang baik hati
(umur 4 tahun )

Serim memandangi foto mereka sekeluarga dan menitihkan air mata , biasanya serim akan ke kamar daesung
dan memintanya membacakan cerita tp saat melihat daesung sedang duduk di meja belajar padahal sudah jam 12 malam serim mengurunkan niatnya selama 12 tahun daesung menjalankan perusahaan appa dan selama itu setelah pulang sekolah dia akan mengecek perusahaan


Maret 11 2010

“serim serim ayo bangun1 nanti telat sekolahnya” kata daesung oppa membangunkanku

Saat serim membuka mata dia kaget dan teriakk “omoo ada hantu”

Daseung : oppamu sendiri kau bilang hantu !

Serim : ehehe mian oppa abisnya oppa pake celemet ama bando bunga” gtu kan jdi serem akunya

Daesung : alasan , cepat sana nanti terlambat ( serim kelas 2 SMA sedangkan daesung kls 3, tp daesung bru
aja lulus, tpi serim lgi ujian kenaikan kelas gtu jdi daesung nganggur)

“ tell me good bye tell me good bye “ bel rumah berbunyi pasti itu sindongho ! dia teman serim yang sangat
manja , dia tinggal di sebelah rumah dan memiliki kaka namanya kevin (kyaaa)

“hyunggg, aku dan serim berangkat dulu” teriak dongho di depan pagr

Daesung : hati” di jalan

Serim : ne

Pulang sekolah serim menemukan surat di depan rumahnya surat itu untuk daesung

Serim : OPPA Ada SURAT NIIHH!!!

Daesung : jgn teriak”! mana? Sini bawa ke atas

Dengan malas serim berjalan ke atas dan menaruh surat di meja daseung

Setelah membaca surat itu raut muka daesung berubah buas dan mendadak pergi “ serim jgn kemana’ kau
dirumah saja !” teriak daesung

Serim : ne

Selama kurang klebih 4 hari raut muka daesung berubah menjadi lesu dan tidak bersemangat

Kemana oppaku ? kemana senyuman gembiranya saat menyambutku pulang sekolah? Kemana semua kata” lembutnya sebelum aku berangkat ? kemana belaian halus tangannya saat menyentuh poniku saat sebelum aku tidur ? kenapa oppa berubah ? itulah yang ada dalam pikiranku

Saat pulang sekolah aku tidak menemukan oppa di dalam rumah dan di kamarnya aku menemuka surat yang wakttu ! surat itu yang itu aku berikan pada untuknya, surat yang membuat daesung oppa yang periang menjadi
buas dan lesu seperti itu apa isi surat itu ? dengan ragu aku mengambil surat yang sudah dikucel”(bahasanay)

dan betapa kagetnya aku saat membaca surta itu ,isinya adalah surat tantangan bila oppa tidak datang tanggal

15 maret maka perusahaan akan bangkrut m, tunggu, 15 maret inikan hari ini ! serim langsung berlari ke rumah

Kevin oppa dan ;langsung menunjukkan surat itu, kevin,dongho,serim,kiseop,eli,alexander,kimbum,dan

seohyun langsung mencari daesung dan kami menemukan daesung oppa sedang dihajar oleh segerombolan

mafia , kevin,kiseop,kimbum,eli,alexsander dan kawan” langsung menghajar para mafia, saat dongho mau

membantu kevin bereriak agar dongho diam ditempat dan tidak ikut campur akhirnya dongho duduk di pinggir

sambil menyaksikan hy7ung”nya beraksi saagt itu lewtlah tukang hot dog,

 Dongho : mang” beli hot dognya 1

Penjual : nih dek, wah kayaknya asik tuh nontonin yang lg berantem (?)

Dongho : ayo mmang ikutan aja

Penjual ; kata saya mafia yang bakalan menang dek

Dongho : gk,hyung”ku yang akan menang

Penjual kita taruhan

Dongho : Oke

Sementara itu serim

“oppa! Gwenchaan?” serim menangis sambil memeluk daseung

‘serimah miane, oppa membuatmu khawatir lagi”

“ ani, ini bukan salah oppa”

“kalo saja oppa menerima ajakan hanna untuk menikah maka ini tidak akan terjadi” katabdaseung menyesal

“memnagnya ada apa oppa?” tanya serim

“kita terlilit utang dengan hanna, hanna mengajakku menikah tapi aku tidak mau, jadinya dia mengancam akan
membuat kita bangkrut” daesung menyesal

“ oppa, aku akan bantu cari uang jadi tenag saja” kataku menyakinkan oppa

“jangan adikku yang manis, kau jgn begitu, lebih baik kau belajar agar bisa sukses” daesung akhirnya pingsan
dan dibawa pulang oleh kevin dll

Dongho : yes abang gw menang, mana bang ? abang utag 1 hot dog ke saya(bangga)

Penjuual ; walah dasar mafia gendeng masa kalah ama anak” kecil jadinya aye rugi 1 hot dog dah


 Beberapa mingggu kemudian 
 
Serim : oppa mau ke mana ?

Daseung ; mencari investor untuk perusahanaan kita

Serim : aku ikut

Daseung mengiyakan saja keinginan serim dan setelah menunggu serim ganti bju akhirnyha serim keluar dengan dandanan yang sangat cantik

Daseung : omo uri serim cantik sekali

Serim ; heheh gomawo oppa

Setelah sampai di tempat tujuan mereka bertemu dengan seungri( dia calon investor)

Seungri : baiklah aku akan menyumbang

Daesung : wah gomawo

Seungri : asalkan adikmu mau menjadi istriku

Daesung : apa? Itu tidak akan mungkin!

Seungri : pikirkanlah baik”

Serim : oppa, aku akan menikah denganna

Daeung : aku tidak makan membiarkannya serim

Serim : oppa biarkan aku membantu mu

Akhirnya dengan berat hati daesung membiarkan serim menikahi seungri

Di hari pernikahannya serim daesung mendpatkan sesuatu yang tidak terduga, dia menag undian 1milyar

Dia langsung membantalkan pernikahan serim, saat seungri sedang membacakan janji setia daseung menarik
tangan serim dan melemparkan uang 10 juta pada seungri

Daesung : ambil uangmu ! kini serim tidak perlu menikahimu !

Serim ; oppa kenapa melakujkkan itu ?

Daesung : aku juga tidak mengerti serim, tapi yang aku tau aku mencintaimu serim, sarange

Serim :ne , ndatou sarange oppa

Di malam itu hujan turun lebat dan dingin tapi tidk bagi seri karena daesung memeluknya erat dan berbagi kehangatan tubuh, daesung mengucup serim dengan lembut tapi serim membalasnya dengan semangat dan pintupun terunci, serim menggenggam tangan daesung dan menari ujung seprai dan membuat kamar menjadi berantakan, dimalam itu 2 sejoli yang menyukai sejak kecil akhirnya bersatu , baik hati, jiwa, dan juga raga
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Heheh ini FF jaduull banget buatan aku heheh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar